Danau Riam Kanan Kabupaten Banjar

ACEHSUMATRA UTARASUMATRA BARATRIAUKEP RIAUJAMBIBENGKULUSUMATRA SELATANBANGKA BELITUNGLAMPUNGBANTENJAWA BARATDKI JAKARTAJAWA TENGAHDI YOGYAKARTAJAWA TIMURKALIMANTAN BARATKALIMANTAN TENGAHKALIMANTAN SELATANKALIMANTAN TIMURKALIMANTAN UTARABALINUSA TENGGARA BARATNUSA TENGGARA TIMURSULAWESI UTARASULAWESI TENGAHSULAWESI SELATANSULAWESI BARATSULAWESI TENGGARAGORONTALOMALUKUMALUKU UTARAPAPUA BARATPAPUA


Daftar  tempat wisata di kalimantan selatan

Negara indonesia kaya sekali, hingga saat ini dikatakan habispun masih tetap kaya. Indonesia diberi berkah indah, subur, kaya dan sempurna, panas tidak kepanasan dan dinginpun tidak kedinginan, itu adalah ucapan orang eropa yang pernah ke indonesia dan juga kata orang indonesia  sendiri menetap diluar negeri. Tentang kalimantan selatan, khusus kabupaten banjar daerah yang relatif aman dari pergeseran lempeng bumi, memilki kelebihan alam yang sangat baik, memilki struktur relief yang luar biasa . namun masih belum dikembangkan dan dibentuk secara baik dan rapi. Disini saya memaparkan keadaan dan konsep rancangan wisata yang mampu berkolaborasi dengan struktur alam di kabupaten banjar. Mengamati secara nyata banyak sekali daerah diseluruh dunia yang mampu mengembangkan wisatanya sekaligus bertahan hidup dan berhasil maju dari pemasukan sektor pariwisata. Negara seperti singapura, kota las vegas dan lain lain yang berhasil membangun “wisata kotanya” mari kita fokus ke kalimantan selatan, kota banjarmasin memiliki 702.156 jiwa pada tahuan 2012 yang sangat konsumtif, sangat kekurangan dan memimpikan pusat rekreasi hiburan masyarakat yang memadai, ini jelas dari padatnya arus libur pada akhir athun atau libur sekolah, fenomena ini sangat mencolok pada hampir setiap even even lokal yang  selalu dipadati oleh masyarakat banjar, walaupun hanya wisata air buatan atau sebuah pasar jongkok dadakan atau pameran lokal dan lain lain namun antusias kunjungan masyarakat banjar sangat tinggi terhadap tempat hiburan.

Menyadari ini saya memimpikan sebuah daerah kunjungan wisata yang memadai yang ada dikalimantan selatan. Perhatian saya tertuju pada kecamatan aranio. Yaitu danau riam kanan, danau luas ini berujung pada waduk PLTA, yang dibangun pada tahun 1958, kawasan ini sangat cantik dengan perbukitan hijau dengan tepi dataran miring yang langsung bersinggungan dengan air danau, mirip sekali dengan sungai atau danau di Alaska Amerika serikat, dan yang berbeda tentunya adalah iklimnya serta folra dan faunanya. Danau di riam kanan diliputi air yang tenang dan jernih dan banyak sekali fauna ikannya sehingga para pemancing dari dalam dan luar daerah yang berkunjung ke daerah ini. Di kecamatan aranio banyak terdapat sungai dengan jeram kecil, perbukitan yang masih terbungkus hutan lebat dan juga perbukitan yang sudah terkupas oleh pertambangan batu atau pertambangan tanah, dan ini sungguh menyedihkan. Disekitar danau banyak wisata air terjun yang masih bisa dikonsumsi sebagai wisata petualangan namun juga belum dapat dinikmati sebagai wisata keluarga.

                       Foto satelit danau riam kanan, kecamatan anario.

                                           Foto danau riam kanan.

Saya tidak begitu mengetahui batas mana yang merupakan kawasan teritorial PLN, Taman hutan Raya dan milik penduduk sekitar, saya pernah bertanya kepada salah satu kepala desa disana tentang kepemilikan tanah disana, ia mengatakan tanah sekitar danau bisa dimamfaatkan apa saja oleh masyarakat kontribusi kebaikan kepada alam dan masyarakat lokal disana. Menurut saya ini adalah sambutan yang baik dari masyarakat disana dengan tujuan untuk memberikan sumbangsih ekonomi dan kemajuan pembangunan didaerah danau riam kanan.

                                             Foto danau riam kanan.

Daerah perbukitan di kecamatan aranio bisa dikembangkan lebih baik dari saat sekarang membangun sarana jalan yang lebar dan rapi, pembuatan trotoar jalan, penanaman tumbuhan, pembuatan taman serta yang penting memberikan keleluasaan investor untuk membangun sarana wisata hiburan yang sehat, jika kepala daerah atau bupati atau gubernur bisa mulai memfasilitasi faktor pendukung seperti diatas (jalan, trotoar,tman, dll) dan memberikan izin untuk berinvestasi pada kalangan swasta yang mampu membangun kawasan wisata yang sehat dan ramah lingkungan, ini bisa menjadikan daerah aranio berkembang maju sehingga keramaian tidak selalu berpusat di kota banjarmasin. Jika perbukitan bisa dirapikan mungkin akan terlihat seperti di puncak bogor, dengan jalan yang berkelok namun tetap mempertahankan aspek hijaunya (istilahnya dikemas lagi secara elok).

Ada empat pilar (fourth track strategy) pembangunan dan pengembangan daya tarik wisata yaitu :
1. pro-growth. Pembangunan pariwisata diperuntukkan bagi pertumbuhan ekonomi.
2. pro-job. Penciptaan lapangan kerja seluas luasnya untuk masyarakat.
3. pro-por. Berpihak pada kepentingan masyarakat kurang mampu.
4. pro-environment. Pembangunan pariwisata yang ramah lingkungan, termasuk pelestarian nilai nilai budaya.

                                           Foto danau riam kanan.

Jika dikawasan danau riam kanan bisa dibangun sebuah hotel atau cttage atau bumi perkemahan (summer  camp, lahan wisata musim panas, mungkin anda pernah lihat pada film amerika, pada tiap musim panas keluarga amerika membayar travel wisata alam) terbayang disini tidak hanya dinikmati secara perorangan dan keluarga namun juga oleh rombongan sekolah, karyawan kantor, misalnya family gathering atau pelatihan seminar disertai outbound.
Jika fasilitas ini ada maka semua bidang ekonomi bisa bergerak berjalan mulai dari perekrutan tenaga kerja lokal dan luar daerah, lapangan kerja untuk perhotelan, jasa pemandu wisata, intruktur adventur atau olah raga air (jetsky, dayung, kayak, skiair dll) , usaha katering, supply sayur dan daging dari mastarakat lokal, masuknya tenaga medis, pedagang dan pengrajin lokal, perkembangan seni budaya dan banyak lagi. Disamping jasa tranportasi darat dan air akan berjalan baik, dan didanau ini pun bisa sebagai landasan pesawat air.

Di kawasan kecamatan anario, riam kanan atau mandi angin – tahura (taman hutan raya) memiliki banyak sekali titik lokasi wisata, seingat saya diantaranya adalah :
1. Tahura (taman hutan Raya) akses jalan baik
2. sisa peninggalan benteng belanda.
3. arus sungai kembang.
4. danau riam kanan
5. pulau pinus.
6. air terjun lembah kahung.
7. air terjun panayar.

Inilah beberapa lokasi wisata yang masih perlu pembenahan lebih lanjut oleh dinas pariwisata setempat supaya dihari yang akan datang dapat lebih memuaskan bagi para wisatawan lokal maupun luar daerah apalgi wisatawan manca negara.
Dan solusi yang saya usulkan untuk dibenahi kepada pemerintah daerah bupati atau gubernur supaya lebih ditingktkan upaya pembangunan infrastruktur dan fasilitas yang menjdai idaman wisata yang ada didaerah ini supaya tingkat kemakmuran masyarakat stempat dan sekitarnya supaya lebih makmur dengan adanya tempat wisata ini.

 Ini adalah beberapa foto hotel dan cottage, sebagai gambaran jika disekitar danau riam kanan dibangun seperti fasilitas wisata.



hotel ditepi danau riam kanan.

Sebagai bayangan, ini adalah beberapa gambar periklanan jasa lokasi wisata summer camp di luar ngeri yang bisa diterapkan disekitar danau riam kanan.

Konsep Rute wisata. 
Jika dikecamatan anario tepatnya di sebuah daratan tinggi danau riam kanan dibangun pusat wisata atau base camp atau summer camp atau hotel atau cottage dengan sarana infratruktur yang mudah dan baik. Maka ini bisa dijadikan sentral utama wisata peristirahatan dan sentral menuju kelokasi lokasi wisata lain, seperti pulau pinus, air terjun panayar, air terjun lembah kahung, jika base camp dan lain lain maka akan meningkatkan semua dari bidang usaha akan tercakup semua bila ini dilakukan oleh pemerintah setempat yang berhubngan dengan ini.


                          Olah raga dan mancing di danau riam kanan.

Inilah ide konsep asa yang besar yang bisa menjadi pilihan wisata untuk kota besar di propinsi kalimantan selatan, disamping itu untuk mengurangi pemustan tujuan tempat wisata, di inginkan pula bisa mencapai wisata bagi seluruh daerah di pulau kalimantan, untuk penyebaran pembangunan tehnologi dan kemakmuran rakyat di kabupaten banjar pada khususnya dan kalimantan selatan pada umumnya. Jika ini terwujud maka daerah ini bisa menyamai objek wisata yang ada didaerah lain tanpa harus keluar daerah.